KPRI
Perjalanan Kami

Sejarah Singkat

KONFEDERASI PERGERAKAN RAKYAT INDONESIA (KPRI) merupakan organisasi konfederasi yang menghimpun berbagai federasi dan organisasi rakyat di Indonesia, termasuk organisasi petani, buruh, perempuan, nelayan, masyarakat miskin kota, pemuda dan masyarakat adat. Organisasi ini berakar dari inisiatif bersama gerakan rakyat dan organisasi masyarakat sipil yang sejak akhir 1990-an berupaya membangun wadah advokasi kerakyatan yang lebih terorganisir, demokratis, dan berbasis massa rakyat.

Cikal bakal organisasi ini mulai dibangun sejak tahun 1999 melalui serangkaian proses riset, pendidikan politik, asesmen wilayah, serta konsolidasi gerakan di berbagai daerah. Proses tersebut melibatkan puluhan organisasi masyarakat sipil, aktivis, dan organisasi rakyat yang terlibat langsung dalam kerja-kerja advokasi sosial di Indonesia.

Secara formal, organisasi ini didirikan pada tahun 2003 dengan nama PERGERAKAN yang merupakan singkatan dari Perhimpunan Penggerak Advokasi Kerakyatan (People-Centered Advocacy Organization for Social Justice). Pembentukan tersebut kemudian dikukuhkan melalui Kongres Pertama pada tahun 2005 di Bali.

Pada fase awal pembentukannya, PERGERAKAN beranggotakan 14 organisasi rakyat dan 4 anggota individu. Keanggotaan tersebut kemudian berkembang menjadi 24 organisasi rakyat dan 6 anggota individu pada Kongres Kedua. Sesuai konstitusi organisasi, jumlah anggota individu dibatasi maksimal 20% dari total keanggotaan dan penetapannya diputuskan secara kolektif oleh organisasi anggota.

Dalam Kongres Ketiga, PERGERAKAN bertransformasi menjadi konfederasi nasional dengan nama Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia (KPRI). Transformasi ini sekaligus menandai perubahan struktur organisasi dan sistem keanggotaan, di mana anggota KPRI terdiri atas federasi-federasi rakyat tingkat nasional serta gabungan organisasi rakyat yang memiliki orientasi perjuangan bersama dalam membangun keadilan sosial dan kedaulatan rakyat.

Landasan Gerakan

Prinsip Organisasi

Tiga belas nilai yang menjadi landasan bagi setiap gerak langkah KPRI dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kedaulatan rakyat Indonesia.

01

Kerakyatan

Suatu gerakan yang berbasis pada kekuatan massa Rakyat

02

Solidaritas

Kebersamaan dan keselarasan antar pihak baik internal mupun dengan pihak-pihak luar.

03

Progresif

Terus-menerus mengejar capaian yang lebih baik dan berkesinambungan dalam penguatan masyarakat lokal yang otonom.

04

Aksesibilitas

Kemudahan untuk mengakses bagi semua pihak yang membutuhkan pelayanan.

05

Partisipatoris

Pelayanan yang bersifat partisipatoris, terbuka, kesertaan semua anggota, tanggung gugat, mudah dijangkau, peka jender, kesetaraan dan mendorong kemandirian anggota yang dilayani.

06

Desentralisasi

Model kelembagaan dan pelayanan harus menyebar di berbagai wilayah.

07

Independensi

Memiliki sikap yang mandiri dan tegas untuk tidak bisa diintervensi oleh kepentingan manapun.

08

Mandat Konstituen

Dibangunnya mekanisme pengambilan keputusan yang berorientasi pada tali mandat konstituen.

09

Perspektif Hak

Memperhatikan perspektif hak asasi manusia, jender, anak, lingkungan, dan perspektif lainnya yang sesuai dengan perkembangan rasa keadilan di dalam masyarakat.

10

Swadaya

Mengutamakan pemanfaatan sumberdaya internal untuk pengembangan kapasitas gerakan sosial dan politik.

11

Keterbukaan

Membuka diri terhadap semua pihak yang memiliki visi, misi, tujuan dan sejalan untuk terlibat dalam organisasi.

12

Keadilan

Memberikan hak dan penghargaan yang sama bagi semua anggota.

13

Kesetaraan

Memberikan kesempatan yang sama dalam kepemimpinan organisasi bagi seluruh anggota.

Arah Perjuangan

Tujuan dan Fungsi Organisasi

KPRI bergerak dengan visi yang jelas; membangun tatanan masyarakat baru yang adil melalui kepemimpinan, pendidikan, dan penataan gerakan rakyat.

Tujuan

Tatanan Masyarakat Baru

Mewujudkan tatanan masyarakat baru yang adil, setara dan sejahtera. Yaitu suatu masyarakat dimana di dalamnya tumbuh individu-individu yang kritis, yang mampu berpikir rasional dan ilmiah, yang mampu mendisiplinkan dirinya sendiri, independen namun mampu bekerja kolektif, punya ambisi secara sehat untuk diri sendiri namun juga memiliki kepedulian sosial.

Bebas dari Diskriminasi

Setiap orang terbebas dari diskrimniasi dan mampu berperan aktif turut menentukan keputusan menyangkut kepentingan bersama dan menikmati hasil kerjanya.

Kebebasan Bermartabat

Kebebasan yang dimiliki oleh setiap orang dalam menggerakkan potensi diri untuk mempertinggi derajat kemanusiaannya tidak ditujukan untuk pencapaian kepuasan individualnya semata tetapi juga untuk turut memajukan kemakmuran serta kesejahteraan bersama. Suatu kemajuan dan kemakmuran yang tidak diperoleh dengan cara-cara penghancuran sumber-sumber kehidupan dan keberlangsungan layanan alam.

Kemajuan Berkelanjutan

Suatu kemajuan dan kemakmuran yang tidak diperoleh dengan cara-cara penghancuran sumber-sumber kehidupan dan keberlangsungan layanan alam.

Fungsi

Kepemimpinan Ideologi & Politik

Memimpin secara ideologi dan politik pada gerak langkah anggota-anggotanya.

Pendidikan Rakyat

Menumbuhkan masyarakat yang sadar, terdidik dan terorganisir.

Penataan Organisasi

Melakukan penataan organisasi gerakan rakyat sehingga tumbuh menjadi rumah bersama dan basis pelaksanaan atas nilai-nilai, cara-cara, hubungan-hubungan sosial-ekonomi-politik-budaya yang dicita-citakan.

Kepemimpinan

Struktur Organisasi KPRI

Berikut merupakan gambaran struktur organisasi KPRI untuk periode 2016–2020, yang terdiri atas Majelis Pengarah Organisasi dan Dewan Pimpinan Nasional.

Majelis Pengarah Organisasi
SR

Koordinator

Sapei Rusin

Individu

Anggota Majelis

01
HE

Hermawan

GASBI
02
KA

Kamardi Arif

GEMA
03
AG

Agustiana

PPPI
04
BS

Bambang Suryantoro

FSPBI
05
LZ

Lely Zaelani

HAPSARI
06
IR

Iwan Ridwan

KBI
07
ST

Sutrisno

FSNN
08
EW

Eko Waluyo

SPRI
09
SU

Sudarno

Individu
10
NF

Noer Fauzi

Individu
11
AN

Abdon Nababan

Individu
12
AH

Arimbi Heroeputri

Individu
Dewan Pimpinan Nasional
CH

Ketua

Chabibullah

PPPI

AM

Sekretaris

Anwar Ma'ruf

KBI

Anggota DPN

01
MG

Mukhtar Guntur

FSPBI
02
VV

Vinsensius Vermy

GEMA
03
MS

Marlo Sitompul

SPRI
04
SP

Supriyono

GASBI
05
IL

Istuti Laili Lubis

HAPSARI
06
MY

M. Yamin

FSNN
Keanggotaan

Anggota Kami

KPRI menghimpun berbagai federasi dan organisasi rakyat di Indonesia.

Daftar Anggota KPRI
Arsip 2016
Klik untuk memperbesar
Daftar Anggota KPRI 2016

Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia

Periode 2016-2020